Postingan

Bodoh

Kalau saja aku tak pentingkan egoku, musnah hubungan kita kamu yang tak pernah bisa membuatku mengerti dengan segala kebodohanmu dan selalu saja terulang kamu bodoh kamu bodoh kamu bodoh dan aku, yang lebih bodoh dari kebodohanmu sendiri selalu percaya pada cinta 18 November 2017

Ada sesuatu yang kusembunyikan

Ada sesuatu yang kusembunyikan Kalau aku mau, bisa saja Bercerita apapun yang kupendam Pun berjuang melawan sakitnya rindu Aku bimbang, Memilih lanjut dengan sakit hati atau meninggalkanmu dengan terluka 11 November 2017

Laki-laki dan Perempuan Bodoh

Pikiranku terpental jauh ke masa lalu. Tepatnya, dua tahun yang lalu ketika kamu dengan manisnya membual di depanku. Mengatakan bahwa tidak akan ada yang bisa memisahkan kita. Dan kini, kamu malah membantah semua itu. Bualan hanya tetap jadi bualan. Itu kan maksudmu? aku baru menyadarinya ketika kamu dibutakan dengan harta.

Pelangi Tanpa Warna

Ketika rindu menjadi sebuah kenangan Ketika rindu hanya  menjadi bahasa Menanti senja Pengantar senyap Setetes rindu untuk kamu Embun pagi penawar rindu itu Datang lagi Tiba lagi Teringat masa mulai senja kau tebarkan pesona dan aroma Impi Sampaikan salam sejuta rinduku pada kamu Kamu dan ribuan anganku -DEP-

Teruntuk Merpati

Berkicau dalam angan gelap terang tak bersinar Merpati dalam sangkar Terbuai indah pun melayang Aku dan merpati Inginkan terbang tinggi Aku dan guratan semu menuntun hidup melepas kalbu menuai rindu -DEP- Entah kenapa, akhir-akhir ini pengen buat puisi yang banyak. Puisi tentang semua yang pernah terjadi dalam hidup. :)

Cerpen: Risha

  "Kebahagiaan bukanlah semata didapat karena uang, jabatan dan cantik-rupawan. Karena bisa jadi itu semua kemunafikkan. Maka, jadilah pribadi yang menampilkan kesederhanaan, kepribadian yang menyenangkan, dan tak lupa dengan Tuhan. :)" Kedatangan pria tak dikenal setiap hari sudah biasa bagi Risha. Seperti di sebuah negeri asing, dia tak bisa menghafal satu pun wajah yang pernah mendatanginya. Ralat, bukan dia yang dicari, melainkan ibunya. Semenjak ayahnya meniggal dunia, Aima -ibu Risha- merasa terpukul. Tak ingin hidup gelandangan, ia memilih mengencani pria-pria hidung belang di luar sana.