Postingan

Laki-laki dan Perempuan Bodoh

Pikiranku terpental jauh ke masa lalu. Tepatnya, dua tahun yang lalu ketika kamu dengan manisnya membual di depanku. Mengatakan bahwa tidak akan ada yang bisa memisahkan kita. Dan kini, kamu malah membantah semua itu. Bualan hanya tetap jadi bualan. Itu kan maksudmu? aku baru menyadarinya ketika kamu dibutakan dengan harta.

Pelangi Tanpa Warna

Ketika rindu menjadi sebuah kenangan Ketika rindu hanya  menjadi bahasa Menanti senja Pengantar senyap Setetes rindu untuk kamu Embun pagi penawar rindu itu Datang lagi Tiba lagi Teringat masa mulai senja kau tebarkan pesona dan aroma Impi Sampaikan salam sejuta rinduku pada kamu Kamu dan ribuan anganku -DEP-

Teruntuk Merpati

Berkicau dalam angan gelap terang tak bersinar Merpati dalam sangkar Terbuai indah pun melayang Aku dan merpati Inginkan terbang tinggi Aku dan guratan semu menuntun hidup melepas kalbu menuai rindu -DEP- Entah kenapa, akhir-akhir ini pengen buat puisi yang banyak. Puisi tentang semua yang pernah terjadi dalam hidup. :)

Cerpen: Risha

  "Kebahagiaan bukanlah semata didapat karena uang, jabatan dan cantik-rupawan. Karena bisa jadi itu semua kemunafikkan. Maka, jadilah pribadi yang menampilkan kesederhanaan, kepribadian yang menyenangkan, dan tak lupa dengan Tuhan. :)" Kedatangan pria tak dikenal setiap hari sudah biasa bagi Risha. Seperti di sebuah negeri asing, dia tak bisa menghafal satu pun wajah yang pernah mendatanginya. Ralat, bukan dia yang dicari, melainkan ibunya. Semenjak ayahnya meniggal dunia, Aima -ibu Risha- merasa terpukul. Tak ingin hidup gelandangan, ia memilih mengencani pria-pria hidung belang di luar sana.

Aku yang Lemah

Tiada sebutan aku Jika tiada kamu

Keputusan

Aku tak sepenuhnya bersalah Dalam kediaman itu, Dalam kebisuan itu, Dalam kepalsuan itu

Cerpen: Sang Agen Perubahan

Tema: Cerita Pemuda untuk Tanah Air               Apa yang akan dikatakan para pemuda mengenai negaranya sendiri? Apa yang akan dilakukan para pemimpin bangsa ini? Bagaimana semuanya bergerak dan berjalan baik agar semua hal dapat berhasil sesuai apa yang dituju? Inilah kisah perjuangan sang agen perubahan –pemuda– yang tak kenal kata menyerah, kata pantang mundur. Yang ia ketahui hanyalah ‘ayo maju’ dan ‘berpikir’.